Khazanah   Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H melalui Sidang Isbat 2026 Umum   Pawai Obor Terangi Malam Buol, Warga Antusias Sambut Ramadhan 1447 H Pemda Buol   Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira, Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Ketahanan Daerah Pemda Buol   Hari Desa Nasional 2026: Pemkab Buol Perkuat Peran Desa sebagai Motor Pembangunan Pemda Buol   Pemkab Buol Tingkatkan Sinergi dengan LAN RI untuk Pengembangan Kapasitas ASN dan Inovasi Pemerintahan Pemda Buol   Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira di Koramil 1305-05 Biau, Kabupaten Buol Umum   Wakil Bupati Buol Tutup MTQ XII dan Tetapkan Tuan Rumah MTQ XIII Politik   Pemerintah Kerahkan Sumber Daya Secara Maksimal untuk Percepatan Pembangunan Sumatera Hukum   KPK Jadwalkan Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Perkara yang Ditangani Olahraga   Indonesia Tambah 9 Emas, Posisi Klasemen Medali SEA Games 2025 Menguat

KPK Soroti Dominasi Suap di Pemda, 51 Persen Kasus Korupsi Libatkan Pejabat Daerah

Hukum  14 November 2025
KPK Soroti Dominasi Suap di Pemda, 51 Persen Kasus Korupsi Libatkan Pejabat Daerah
(KPK RI)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyoroti maraknya praktik suap di lingkungan pemerintah daerah. Dari total 1.666 perkara yang ditangani lembaga antirasuah, 51 persen di antaranya melibatkan pejabat eksekutif maupun legislatif tingkat daerah. Angka ini menunjukkan betapa rawannya tata kelola pemerintahan di tingkat lokal terhadap praktik transaksional.


Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membeberkan temuan tersebut di hadapan 25 wali kota dan bupati dalam kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar di Gedung Trigatra, Lemhannas, Jakarta, Rabu (05/11). Menurutnya, salah satu sumber persoalan adalah tingginya biaya politik dalam kontestasi pilkada, yang kemudian mendorong munculnya praktik-praktik yang membuka ruang bagi korupsi.


Fitroh menegaskan perlunya memperkuat integritas para pemimpin daerah serta membenahi tata kelola pemerintahan agar lebih transparan dan akuntabel. Ia memperkenalkan prinsip kepemimpinan bertajuk “GATOTKACA MESRA” yang menekankan gerak cepat, totalitas, kreativitas, adaptivitas, kecerdasan, amanah, pelayanan, empati, kerja sepenuh hati, keramahan, dan antusiasme sebagai karakter yang wajib dimiliki pemimpin.


Selain itu, Fitroh juga menyampaikan piramida nilai “IDOLA” — integritas, dedikasi, objektivitas, loyalitas, dan keadilan — sebagai dasar moral dalam membangun pemerintahan yang bersih. “Jika pemimpin memegang nilai-nilai IDOLA, tujuan besar membangun negara yang adil dan makmur bukan hal yang mustahil,” ujarnya.

Sumber : KPK RI

#kpk #hukum #politik #nasional

  • Penulis: Yuli
  • Editor: Joni
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #hukum #indonesia #politik #internasional #sulteng #paleleh #guru #pemprov #pilihan #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #hgn #edisihgn2025 #timnas #kpk #sorotan #info #prabowo #presiden #pgri #pahlawan #masjid #seagames2025 #karikatur #duka #teknologi #sains #psdku #liga #mtq #dprd #asia #polisi #asn #nusantara
Info

Kontribusi Berita & Opini

Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!

Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.


Format Naskah:
Microsoft Word (.doc / .docx)
✉️ redaksidibuol@gmail.com

Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis, tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.




Editorial →


f X IG IG TikTok