Khazanah   Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H melalui Sidang Isbat 2026 Umum   Pawai Obor Terangi Malam Buol, Warga Antusias Sambut Ramadhan 1447 H Pemda Buol   Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira, Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Ketahanan Daerah Pemda Buol   Hari Desa Nasional 2026: Pemkab Buol Perkuat Peran Desa sebagai Motor Pembangunan Pemda Buol   Pemkab Buol Tingkatkan Sinergi dengan LAN RI untuk Pengembangan Kapasitas ASN dan Inovasi Pemerintahan Pemda Buol   Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira di Koramil 1305-05 Biau, Kabupaten Buol Umum   Wakil Bupati Buol Tutup MTQ XII dan Tetapkan Tuan Rumah MTQ XIII Politik   Pemerintah Kerahkan Sumber Daya Secara Maksimal untuk Percepatan Pembangunan Sumatera Hukum   KPK Jadwalkan Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Perkara yang Ditangani Olahraga   Indonesia Tambah 9 Emas, Posisi Klasemen Medali SEA Games 2025 Menguat

Pemerintah Bakal Bentuk Dewan Nasional untuk Perkuat Kesejahteraan Keuangan

Ekonomi  28 November 2025
Pemerintah Bakal Bentuk Dewan Nasional untuk Perkuat Kesejahteraan Keuangan
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat melangsungkan konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/11/2025). (Foto: RRI/Josua Sihombing).

Pemerintah Indonesia melalui Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk sebuah lembaga baru bernama Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan. Dewan ini diusulkan untuk memperkuat dan melengkapi peran Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) yang telah ada. Inisiatif ini muncul setelah pertemuan dengan Ratu Maxima dari Belanda, yang juga sebagai advokat kesehatan finansial global.

 

Tujuan utama pembentukan dewan baru ini adalah memperkuat kesehatan finansial masyarakat dan memperluas inklusi keuangan secara lebih menyeluruh. Selain itu, dewan diharapkan menyusun sistem data keuangan terbuka — sehingga transparansi dan akses informasi keuangan bisa diperluas. Edukasi literasi keuangan dan pendalaman sektor seperti asuransi menjadi bagian dari agenda.

 

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dewan ini akan mengakomodasi stakeholder di sektor perbankan, konsumen, hingga sektor keuangan lain dan asuransi. Tujuannya agar literasi dan akses keuangan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Pemerintah mencatat bahwa inklusi keuangan nasional telah mencapai sekitar 92,7 persen. Namun literasi keuangan baru mencapai sekitar 66,64 persen. Dengan kondisi itu, pembentukan dewan dianggap penting untuk menutup kesenjangan antara akses dan pemahaman finansial masyarakat.

 

Sebagai bagian dari strategi, pemerintah mendorong jutaan rumah tangga agar memiliki rekening bank. Upaya ini diharapkan mempermudah penyaluran bantuan sosial dan memperluas akses layanan keuangan resmi. Program ini juga diharapkan membantu masyarakat mengelola keuangan dengan lebih sehat di masa depan.

 

Dengan terbentuknya dewan baru ini, pemerintah berharap mampu meningkatkan literasi finansial, transparansi data, dan akses layanan keuangan — termasuk asuransi dan layanan keuangan modern. Jika terlaksana dengan baik, kebijakan ini bisa memperkuat stabilitas ekonomi keluarga dan mendukung kesejahteraan nasional secara lebih merata. Investor, regulator, masyarakat, dan sektor keuangan digandeng sebagai bagian dari sinergi.


 Sumber: RRI

#nasional #keuangan #ekonomi

  • Penulis: Amelia Usman
  • Editor: Nuriyati Hamzah
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #hukum #indonesia #politik #internasional #sulteng #paleleh #guru #pemprov #pilihan #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #hgn #edisihgn2025 #timnas #kpk #sorotan #info #prabowo #presiden #pgri #pahlawan #masjid #seagames2025 #karikatur #duka #teknologi #sains #psdku #liga #mtq #dprd #asia #polisi #asn #nusantara
Info

Kontribusi Berita & Opini

Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!

Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.


Format Naskah:
Microsoft Word (.doc / .docx)
✉️ redaksidibuol@gmail.com

Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis, tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.




Editorial →


f X IG IG TikTok