Khazanah   Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H melalui Sidang Isbat 2026 Umum   Pawai Obor Terangi Malam Buol, Warga Antusias Sambut Ramadhan 1447 H Pemda Buol   Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira, Perkuat Kolaborasi Pembangunan dan Ketahanan Daerah Pemda Buol   Hari Desa Nasional 2026: Pemkab Buol Perkuat Peran Desa sebagai Motor Pembangunan Pemda Buol   Pemkab Buol Tingkatkan Sinergi dengan LAN RI untuk Pengembangan Kapasitas ASN dan Inovasi Pemerintahan Pemda Buol   Kunjungan Kerja Pangdam XXIII/Palakawira di Koramil 1305-05 Biau, Kabupaten Buol Umum   Wakil Bupati Buol Tutup MTQ XII dan Tetapkan Tuan Rumah MTQ XIII Politik   Pemerintah Kerahkan Sumber Daya Secara Maksimal untuk Percepatan Pembangunan Sumatera Hukum   KPK Jadwalkan Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Perkara yang Ditangani Olahraga   Indonesia Tambah 9 Emas, Posisi Klasemen Medali SEA Games 2025 Menguat

Doa Wudhu serta Nilai-Nilai Kesucian yang Diajarkan Islam

Khazanah  01 December 2025
Doa Wudhu serta Nilai-Nilai Kesucian yang Diajarkan Islam


Dalam kehidupan seorang Muslim, wudhu bukanlah sekadar aktivitas sebelum melaksanakan salat. Ia merupakan lambang penyucian diri, latihan spiritual, serta langkah awal untuk menenangkan jiwa dalam mendekat kepada Allah SWT. Gerakan ringan seperti membasuh wajah, tangan, dan kaki ternyata mengandung pesan yang sangat mendalam. Setiap tetes air bukan hanya membersihkan tubuh, tetapi juga menjadi sarana penghapusan dosa-dosa kecil yang melekat pada manusia.

Secara bahasa, wudhu bermakna kebersihan dan keindahan. Sementara menurut istilah, wudhu merupakan ibadah untuk menyucikan anggota tubuh tertentu dengan air guna menghilangkan hadas kecil. Islam menempatkan kesucian sebagai sesuatu yang sangat penting. Salat tidak sah tanpa wudhu, sebab Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang menjaga kebersihan. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Karena itu, wudhu bukan hanya kewajiban, melainkan cerminan iman yang tercermin dalam tindakan.

Niat dan Doa Wudhu

Setiap amal dalam Islam bermula dari niat, begitu pula dengan wudhu. Saat air menyentuh wajah pertama kali, seorang Muslim menghadirkan niat dalam hati:

ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุงู„ู’ูˆูุถููˆุกูŽ ู„ูุฑูŽูู’ุนู ุงู„ู’ุญูŽุฏูŽุซู ุงู„ุฃูŽุตู’ุบูŽุฑู ููŽุฑู’ุถู‹ุง ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰
โ€œAku berniat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil karena Allah Taโ€™ala.โ€

Niat ini menegaskan bahwa wudhu bukan hanya aktivitas fisik, tetapi ibadah yang diiringi kesadaran hati. Setelah menyelesaikan rukun wudhu, dianjurkan mengucapkan doa:

ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ูŽุง ุฅูู„ูฐู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ูŽุง ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ูุŒ ุงู„ู„ู‘ู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ููŠู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุชู‘ูŽูˆู‘ูŽุงุจููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ููŠู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุชูŽุทูŽู‡ู‘ูุฑููŠู’ู†ูŽ
Artinya: โ€œAku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang bersuci.โ€

Doa tersebut memiliki makna yang luas. Ia mengingatkan bahwa kebersihan luar tidak akan sempurna tanpa kebersihan hati. Melalui doa itu, seorang Muslim memohon agar Allah membersihkan dirinya dari penyakit hati seperti kesombongan, kedustaan, iri, dan dengki.

Makna Kesucian Diri dalam Islam

Kesucian dalam Islam tidak hanya berhenti pada kebersihan fisik, tetapi juga meliputi hati dan perilaku. Orang yang berwudhu dengan kesadaran penuh sedang berlatih untuk bersih dalam niat, ucapan, dan tindakan. Setiap bagian tubuh yang dibasuh mengandung simbol perbaikan diri. Ketika wajah dibasuh, ia seolah meninggalkan pandangan negatif. Saat berkumur, ia membersihkan lisannya dari kata-kata yang menyakitkan. Ketika tangan dicuci, ia menghapus perbuatan buruk. Dan saat kaki dibasuh, ia mempersiapkan langkah menuju ketaatan.

Wudhu bukan sekadar persiapan salat, tetapi proses penyucian batin yang menenangkan hati agar siap menghadap Allah. Dengan hati yang bersih, ibadah menjadi lebih khusyuk, doa terasa lebih hidup, dan jiwa mendapatkan ketenteraman. Wudhu juga menyediakan kesempatan untuk memulai kembali, tanpa memandang banyaknya kesalahan yang pernah dilakukan. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa dosa-dosa kecil jatuh dari anggota tubuh setiap kali seseorang membasuhnya saat berwudhu. (HR. Muslim)

Hadis tersebut menggambarkan wudhu sebagai bentuk ampunan yang terus hadir dalam keseharian seorang Muslim. Ia mengajak seseorang untuk tidak larut dalam kesalahan, tetapi segera kembali kepada Allah dengan hati yang jernih.

Selain itu, wudhu mengajarkan ketenangan dan kesadaran diri. Aliran air memberikan kesejukan yang meredakan kegelisahan dan mengingatkan bahwa Allah selalu membuka pintu perbaikan. Dalam setiap gerakan wudhu terdapat pesan introspeksi: membersihkan tubuh, menenangkan hati, dan menyegarkan jiwa.

Doa, Wudhu, dan Ketenangan Hati

Doa setelah wudhu yang diajarkan Rasulullah bukan sekadar ucapan syukur, tetapi juga komitmen untuk terus memperbaiki diri dan menjaga kebersihan lahir batin. Ungkapan โ€œWajโ€˜alni minat-tawwabiinโ€ adalah permohonan agar menjadi hamba yang rajin bertaubat. Sedangkan โ€œWajโ€˜alni minal-mutathahhiriinโ€ adalah keinginan untuk menjaga kesucian secara menyeluruh.

Islam mengajarkan bahwa kebersihan tidak hanya terbatas pada tubuh, namun juga mencakup hati dan lingkungan sekitar. Di tengah kehidupan modern yang sibuk, wudhu dapat menjadi jeda spiritual momen singkat untuk menenangkan diri dan kembali mengingat tujuan hidup. Setiap kali berwudhu, seorang Muslim seakan berbisik dalam hati: โ€œAku ingin kembali suci. Aku ingin kembali dekat kepada-Mu, Ya Allah.โ€

Wudhu juga menjadi pengingat bahwa hidup bukan hanya tentang aktivitas duniawi, tetapi juga keseimbangan antara fisik dan batin. Seperti air yang menghapus kotoran di kulit, doa menghapus beban dalam hati. Karena itu, banyak ulama menganjurkan memperbarui wudhu meskipun belum batal, karena membawa ketenangan dan tambahan pahala.

Wudhu adalah cerminan ajaran Islam yang menempatkan kebersihan sebagai bagian dari iman. Ia mengajarkan bahwa kesucian sejati hadir dari dalam hati dan tampak melalui perilaku. Dengan membaca doa wudhu dan memahami maknanya, seseorang tidak hanya menjalankan aturan agama, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual yang membuat ibadah lebih bermakna.

Setiap tetes air wudhu adalah pengingat bahwa manusia selalu memiliki peluang untuk kembali bersih. Kesucian diri dalam Islam adalah perjalanan yang terus diperbarui setiap hari, setiap waktu setiap kali air mengalir membasuh tubuh dan menenangkan hati.

Suber: https://www.dompetdhuafa.org/

 

#islam #khazanah #wudhu

  • Penulis: Irfan Sulaiman
  • Editor: Nuriyati Hamzah
Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #hukum #indonesia #politik #internasional #sulteng #paleleh #guru #pemprov #pilihan #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #hgn #edisihgn2025 #timnas #kpk #sorotan #info #prabowo #presiden #pgri #pahlawan #masjid #seagames2025 #karikatur #duka #teknologi #sains #psdku #liga #mtq #dprd #asia #polisi #asn #nusantara
Info

Kontribusi Berita & Opini

Ayo ikut berkontribusi untuk Buol melalui tulisan!

Kirimkan naskah berita atau opini terbaik Anda kepada kami.


Format Naskah:
Microsoft Word (.doc / .docx)
โœ‰๏ธ redaksidibuol@gmail.com

Cantumkan subjek email: BERITA atau OPINI.
Semua naskah akan melalui proses seleksi dan penyuntingan sebelum diterbitkan.
Tidak dipungut biaya publikasi.
Semua tulisan dikirim melalui email resmi redaksi dan diterima langsung dari penulis, tanpa melalui perantara atau atas nama tim manapun.
Redaksi berhak menyunting naskah tanpa mengubah substansi.




Editorial โ†’


f X IG IG TikTok