Umum   Kapolri Dorong Fatwa Haram Vape, MUI Siapkan Kajian Komprehensif Pemprov Sulteng   Anwar Hafid Sambut Kedatangan Duta Besar Rusia, Buka Peluang Kerja Sama dengan Sulawesi Tengah Sains   Pengaruh Game Online terhadap Karakter Anak: Peran Orang Tua dalam Membentuk Perilaku Positif Pemda Buol   Bupati Buol Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Siap Perluas Akses Modal untuk Dorong Ekonomi Masyarakat Umum   Selamat Hari Santri Oleh Yayasan Auna Center Indonesia Teknologi   Dua Celah Kritis PHP Ancam Keamanan Website di Seluruh Dunia, Administrator Diminta Segera Bertindak Umum   Pemkab Buol Evaluasi PJU, Perbaikan Lampu Jalan Dipercepat Umum   Greenpeace Indonesia Soroti Krisis Iklim yang Memperberat Beban Hidup Masyarakat Umum   Gubernur Anwar Hafid Dorong Beasiswa bagi Guru dan Tenaga Kesehatan di Sulawesi Tengah Umum   Pemkab Buol dan SMAN 1 Biau Kampanyekan Sekolah Aman dan Bebas Perundungan
Nona Baby Shop
Pasang Iklan

Sebagian Warga Pernah Konsultasi Kesehatan Mental ke AI, Hasil Polling Tunjukkan Tren Baru

Teknologi  12 December 2025
Sebagian Warga Pernah Konsultasi Kesehatan Mental ke AI, Hasil Polling Tunjukkan Tren Baru
Ilustrasi

Sebagian pengguna internet ternyata pernah memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk konsultasi kesehatan mental secara daring. Hasil polling menunjukkan bahwa ada persentase responden yang mengaku sudah mencoba tanya soal kesehatan mental ke AI. Ini menunjukkan bahwa AI kini tidak hanya dipakai untuk hal teknis, tetapi juga sebagai media untuk mencari dukungan emosional.

Meski begitu, mayoritas responden ternyata belum pernah memakai AI untuk konsultasi mental. Hal ini bisa berarti masih banyak yang ragu atau belum membutuhkan layanan semacam itu. Ketidaktahuan atau less awareness tentang kemampuan AI mungkin jadi faktor utama di balik angka ini.

Fenomena ini mencerminkan perubahan perilaku masyarakat dalam mencari bantuan kesehatan mental. AI menawarkan akses cepat dan jawaban instan tanpa perlu membuat janji temu atau bertatap muka. Bagi sebagian orang, ini menjadi pilihan awal sebelum mencari bantuan profesional.

Namun penggunaan AI untuk masalah psikologis juga menimbulkan pertanyaan soal efektivitasnya. Para ahli kesehatan mental umumnya menekankan peran psikolog atau psikiater yang berpengalaman dalam menangani masalah emosional yang kompleks. AI hanya bisa memberi saran umum dan tidak bisa menggantikan peran tenaga profesional.

Selain itu, akses AI untuk kesehatan mental dipengaruhi oleh faktor keterjangkauan dan kenyamanan. Beberapa orang menganggap AI sebagai ruang aman karena bisa digunakan kapan saja tanpa rasa malu atau takut dinilai. Ini membuat AI jadi pilihan sementara saat tekanan batin atau stres muncul.

Perkembangan ini juga mendorong perdebatan tentang perlunya panduan dan regulasi penggunaan AI dalam konteks kesehatan mental. Dengan semakin banyaknya orang yang coba berkonsultasi lewat teknologi ini, penting untuk memastikan keamanannya. Ke depan, kolaborasi antara teknologi dan layanan kesehatan profesional bisa menjadi solusi lebih efektif dalam mendukung kesejahteraan mental masyarakat.


Sumber: https://kumparan.com/

#teknologi #ai

  • Penulis: Sumarni Mustapa
  • Editor: Nuriyati Hamzah
💬 Tinggalkan Komentar

Silakan login untuk komentar

🔑 Masuk dengan Google

Belum ada komentar

Populer

Kategori

Kata Kunci

#nasional #buol #pemda #olahraga #bola #ekonomi #pendidikan #indonesia #hukum #sulteng #politik #internasional #pemprov #paleleh #pilihan #guru #pariwisata #wisata #bencana #islam #sumatra #bisnis #khazanah #laut #pantai #bupati #edisihgn2025 #teknologi #timnas #kpk #kabupaten #sorotan #info #prabowo #presiden #pgri #hgn #sains #pahlawan #seagames2025 #masjid #karikatur #duka #psdku #liga #mtq #dprd #gubernur #asia #polri
Info


Info



Editorial →


f X IG IG TikTok