Pemkab Buol Bahas Isu Air Bersih dan Jalan Bunobogu–Konamukan–Ponipingan dalam Audiensi Bersama Warga
Sumber: Humas Diskominfo Kabupaten Buol (Facebook)
Pemerintah Kabupaten Buol mengadakan audiensi bersama
warga Desa Bunobogu dan wilayah sekitar. Pertemuan ini berfokus pada persoalan
air bersih dan kondisi jalan penghubung antardesa. Kegiatan berlangsung di
Masjid Syuhada Bunobogu pada Rabu (26/11).
Audiensi dihadiri Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo
bersama sejumlah pejabat teknis. Para kepala desa, tokoh agama, tokoh
masyarakat, dan warga turut terlibat aktif. Suasana dialog berlangsung terbuka
dan penuh penyampaian aspirasi.
Warga menyampaikan berbagai kendala terkait pengelolaan
air bersih di wilayah mereka. Mereka menilai kurangnya pelibatan masyarakat
menjadi penyebab program tidak berkelanjutan. Beberapa kegiatan teknis
sebelumnya dinilai belum menyentuh akar masalah.
Hasil survei menunjukkan potensi debit sungai cukup stabil
sepanjang tahun. Namun kondisi hulu memiliki tantangan berupa karakter aliran
yang berbeda. Endapan di beberapa titik juga mengurangi kestabilan suplai air.
Warga meminta adanya kajian ulang terhadap data dan
perencanaan teknis. Mereka ingin pelibatan masyarakat diperkuat dalam setiap
tahap. Kebutuhan air bersih di kawasan Bunobogu Selatan juga dinilai semakin
mendesak.
Bupati Buol menanggapi aspirasi tersebut dengan memaparkan
sejumlah langkah pemerintah. Ia menegaskan audiensi menjadi penting karena
dihadiri unsur desa dan dinas terkait. Tim gabungan akan diturunkan untuk
memeriksa intake, jaringan pipa, dan kondisi rumah warga.
Bupati menjelaskan dua penyebab utama persoalan air selama
ini. Debit sumber air kadang kecil, atau besar namun tidak dikelola dengan
tepat. Infrastruktur yang tidak sesuai kebutuhan juga membuat sistem cepat
rusak.
Pemerintah daerah telah menyiapkan proposal dukungan ke
pemerintah pusat. Usulan terkait air, telekomunikasi, dan persampahan akan
diajukan segera. Peluang pendanaan terbuka untuk membantu kebutuhan masyarakat.
Untuk pendanaan daerah, Bupati menyebut APBD dapat
menanggung biaya di bawah Rp5 miliar. Namun kebutuhan yang lebih besar harus
diajukan melalui APBN. Pemerintah akan menilai kondisi teknis secara menyeluruh
sebelum menentukan skema pembiayaan.
Warga juga menyampaikan masalah jalan
Bunobogu–Konamukan–Ponipingan. Bupati mengakui pembangunan jalan sudah
direncanakan namun tertunda karena efisiensi anggaran. Ia memastikan program
tersebut akan kembali diperjuangkan pada tahun berjalan.
Humas Diskominfo
#pemda #buol #air #jalan #audiens #bupati #bunobogu
- Penulis: Hariyanto S. Auna
- Editor: Ardin Yakub
Belum ada komentar
💬 Tinggalkan Komentar
Silakan login untuk komentar
🔑 Masuk dengan Google