Bupati Buol Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Siap Perluas Akses Modal untuk Dorong Ekonomi Masyarakat
JAKARTA – Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buol untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, nelayan, serta kelompok usaha produktif lainnya.
Komitmen tersebut disampaikan dalam momentum Rapat
Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun
2026 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan nasional ini dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
bersama jajaran menteri dan para kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Rakornas TPAKD menjadi forum strategis untuk memperkuat
sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan inklusi keuangan,
memperluas akses permodalan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata
hingga ke tingkat daerah.
Roadmap TPAKD 2026–2030 Jadi Arah Penguatan
Akses Keuangan
Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah
peluncuran Roadmap TPAKD 2026–2030. Peta jalan ini diharapkan menjadi
pedoman dalam mempercepat akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal,
sekaligus memperkuat pembiayaan bagi UMKM dan sektor produktif.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan
pentingnya kehadiran negara untuk memastikan masyarakat memperoleh kesempatan
yang lebih luas dalam mengakses pembiayaan. Pemerintah juga mendorong penguatan
alokasi dana ke daerah dan peningkatan penyaluran kredit yang berpihak pada
ekonomi rakyat.
Presiden menyampaikan target peningkatan penyaluran
pembiayaan rakyat hingga Rp400 triliun pada 2027, setelah realisasi penyaluran
pembiayaan lebih dari Rp54 triliun pada 2026 sebagaimana disampaikan dalam
forum tersebut.
Sasaran pembiayaan mencakup petani, nelayan, peternak,
pedagang, pelaku UMKM, masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar
(3T), serta kelompok berpenghasilan rendah di perkotaan.
Selain memperluas pembiayaan, pemerintah juga menekankan
pentingnya melindungi masyarakat dari praktik rentenir melalui kemudahan akses
terhadap lembaga keuangan resmi, termasuk perbankan milik negara dan skema
penjaminan yang melibatkan pemerintah daerah.
Presiden turut mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan
harus tercermin dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Pemkab Buol Siapkan Langkah Konkret
Menindaklanjuti arahan tersebut, Bupati Buol Risharyudi
Triwibowo menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memanfaatkan berbagai
peluang pembiayaan yang tersedia demi memperkuat perekonomian masyarakat Buol.
“Pemerintah Kabupaten Buol akan bergerak cepat menangkap
peluang ini demi masyarakat Buol. Kita akan memperkuat sinergi dengan seluruh
lembaga keuangan dan Himbara agar masyarakat semakin mudah mendapatkan akses
keuangan, baik berupa bantuan, hibah, maupun pinjaman modal usaha,” tegas
Bupati.
Menurutnya, perluasan akses keuangan menjadi salah satu
langkah penting untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha, meningkatkan
produktivitas, serta membuka peluang ekonomi baru di daerah.
Melalui koordinasi dengan lembaga keuangan dan berbagai
pemangku kepentingan, Pemkab Buol diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan
pembiayaan hingga kepada masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan
akses modal.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif
Komitmen tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi
pelaku UMKM, petani, nelayan, peternak, pedagang, dan kelompok usaha produktif
lainnya di Kabupaten Buol.
Kemudahan memperoleh pembiayaan formal diharapkan tidak
hanya membantu pengembangan usaha, tetapi juga meningkatkan pendapatan
masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat daya tahan ekonomi
daerah.
Partisipasi Kabupaten Buol dalam Rakornas TPAKD 2026
menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah,
perbankan, dan sektor usaha dalam mewujudkan akses keuangan yang lebih merata.
Dengan sinergi yang kuat dan langkah tindak lanjut yang
terarah, Pemerintah Kabupaten Buol berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi
yang inklusif dan berkelanjutan, dengan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan
utama pembangunan.
Humas Pemerintah Kabupaten Buol
- Penulis: Hariyanto S. Auna
- Editor: Yudin
Belum ada komentar
💬 Tinggalkan Komentar
Silakan login untuk komentar
🔑 Masuk dengan Google