Peresmian Masjid Raya Baitul Khairaat, Wujud Perjuangan Para Pemimpin Sulawesi Tengah
Pemprov (Facebook)
Peresmian Masjid Raya Baitul Khairaat menjadi puncak dari perjalanan panjang dan pengabdian para pemimpin Sulawesi Tengah. Pembangunan masjid ini tidak lepas dari upaya Gubernur ke-10, Bapak @official_ldj, Gubernur ke-11, Bapak @rusdy_mastura, hingga Gubernur saat ini, Bapak @anwarhafid14, beserta gubernur-gubernur sebelumnya yang telah meletakkan dasar dan memberikan ikhtiar terbaiknya.
Kini, tantangan terbesar adalah menjaga dan menghidupkan masjid ini sebagai ruang terbuka yang penuh aktivitas positif bagi umat Islam di Sulawesi Tengah. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial.
Menghidupkan Masjid Raya Baitul Khairaat sejalan dengan janji Allah dalam QS. Al-Quraisy: 4, “Dia menghilangkan rasa lapar dan memberi rasa aman” bagi siapa saja yang memakmurkan rumah-Nya. Hal ini menegaskan pentingnya partisipasi seluruh warga dalam memakmurkan masjid, baik melalui kegiatan ibadah maupun program sosial.
Dengan keberadaan masjid ini, diharapkan Sulawesi Tengah memiliki pusat spiritual yang tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga kaya manfaat bagi masyarakat luas. Masjid Raya Baitul Khairaat menjadi simbol keberlanjutan pengabdian dan dedikasi para pemimpin daerah untuk kesejahteraan umat Islam.
Masyarakat diimbau untuk menjadikan masjid ini sebagai pusat kegiatan positif dan sarana penguatan ukhuwah Islamiyah. Aktivitas di masjid diharapkan dapat menjangkau semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Peresmian ini sekaligus menjadi momentum bagi umat Islam Sulawesi Tengah untuk bersinergi dalam memakmurkan rumah Allah. Dengan komitmen bersama, Masjid Raya Baitul Khairaat diharapkan mampu menjadi ikon keagamaan dan pusat kegiatan sosial yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Sumber: Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
- Penulis: Irfan Mansur
- Editor: Nuriyati Hamzah
Belum ada komentar
đź’¬ Tinggalkan Komentar
Silakan login untuk komentar
🔑 Masuk dengan Google